AMAZING, Ember Bekas Cat Di Sulap Menjadi Wastafle Portable Di Tengah Pandemi Penyebaran Corona Virus di Wonogiri

Wadah untuk mencuci tangan yang terbuat dari ember bekas cat yang sudah di modifikasi oleh mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta di lingkungan Jetis RT 03 / V, Kelurahan Wuryorejo, Kecamatan Wonogiri, Kabupaten Wonogiri.

WONOGIRI, FISINEWS. – Untuk menuangkan ide-ide kreatif yang mudah  dan murah, mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta membuat sebuah inovasi di tengah pandemi penyebaran COVID – 19 yaitu membuat wastafle portabe yang mudah dan murah dari bahan baku ember cat bekas  yang di manfaatkan sebagai wadah untuk mencuci tangan yang sekaligus menjalankan protokol kesehatan yang di berikan oleh pemerintah.

Saat memasuki lingkungan Jetis RT 03 / V Wuryorejo Wonogiri, wadah cuci tangan dari ember bekas sudah nampak dibeberapa rumah warga. “ Ember bekas cat ini, dimodifikasi agar bisa digunakan sebagai wadah penampungan air. Setelah dipasang kran plastik , ember bekas diisi air dan diletakan di depan rumah” Ujar ketua RT 03/V Jetis Wuryorejo, Wonogiri., Senin (10/08/2020)

Sejak menyebarnya virusCOVID – 19 di Indonesia, pihak pengurus Lingkungan Jetis RT 03 / V Wuryorejo Wonogiri telah mensosialisasikan tentang protokol kesehatan khususnya mencuci tangan setelah beraktifitas. Dengan adanya wadah tempat cuci tangan atau wastafle portable ini diharapkan warga lingkungan Jetis RT 03/V Wuryorejo, Wonogiri selalu mencuci tangan setiap berkegiatan atau yang lainnya guna memutus mata rantai penyebaran COVID – 19 di Indonesia.

“ Caranya cukup mudah, ada salah satu mahasiswa Universitas Slamet Riyadi Surakarta memberikan tutorial atau cara pembuatan wastafel portable yang mudah dan murah yang memanfaatkan barang bekas berupa ember cat. Pertama – tama siapkan alat dan bahan berupa ember cat, paku, cutter, kran plastik, pisau, lem pralon. Setelah itu pertama yang harus dilakukan adalah melubangi ember cat dengan diameter sama seperti lubang keran menggunakan paku dan cutter atau pisau, lubangi hingga ukuran lubang hampir sama dengan kran plastik. Setelah itu berikan lem di lubang ember yang sudah dilubangi dan kran. Setelah itu masukan kran delubang ember yang sudah dilubangi tadi, jika sudah terpasang, kembali lem bagian yang menyambvung antara ember dan kran. Dan isi ember dengar air dan di coba untuk di alirkan, jika sudah tidak ada tetesan air, wastafel portable dari ember cat sudah siap untuk digunakan”, kata ketua RT 03 / V Jetis RT 03 / V Wuryorejo, Wonogiri.

Jadi, wastafel portable ember bekas ini bisa dibuat dengan mudah dan tidak sampai membuat kantong warga kering dan  sakit kepala. Ramah lingkungan serta dapat memanfaatkan barang bekas yang ada dirumah sehingga mengajarkan warga agar patuh terhadap protokol kesehatan yang diberikan oleh pemerintah.

Penulis: Dimas Bernanda, Oktiana Handini S.Pd.M.Pd.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*