Sebuah Tips AgarFotografi “Milkway’ Mu Hasilnya Kece!

Fisinews.com – Kalian pasti tau lah ya, apa itu fotografi Milkway.Nah, jadi fotografi Milkway itu adalah Foto Landscape yang menunjukkan keindahan pemandangan alam pada malam hari.

“Lohh, bukannya kalo malam jadi gelap banget ya?”, yapss bener banget. Tapi pemandangan alam yang dimaksud kali ini adalah Langit.

Langit pada malam hari ini adalah sebuah pemandangan yang sayang sekali untuk dilewatkan. Karena ada jutaan bintang diluar sana yang sudah menunggu kita untuk diabadikan *chuakss.

Nah, bagi kalian yang pengin untuk mengabadikanfenomena Milkway  tersebut, ada beberapa tips yang harus kalian pahami biar hasil foto Milkway kalian tambah Ca’emm, Kerenn, Gokss parah, haha. Yuklangsung saja kita menuju tipsnya berikut ini :

1. Download Aplikasi Stellarium

Sumber : sitilarasm.blog.institutpendidikan.ac.id/2018/05/30/belajar astronomi lewat aplikasi stellarium

Dikarenakan kondisi cuaca yang memengaruhi objek Milkway, kita harus mengecek kondisi bintang dan langit menggunakan aplikasi Stellarium. Aplikasi ini fungsi nya untuk mensimulasi penampakan segala macam benda langit di luar angkasa, seperti: bintang, planet, satelit, galaksi, dan lain-lain.

Nah, karena posisi kita berada di garis Khatulistiwa, ada bulan-bulan tertentu untuk memfoto BimaSaktiini yaitu di bulan April sampai September dari arah selatan. Pada waktu ini, Galaksi BimaSakti berada dibelakang rasi Sagitarius. Aplikasi Stellarium ini akan membantu kalian untuk menemukan posisi Galaksi BimaSakti. Untuk cara kerjanya mungkin kalian bisa lihat di Youtube, biar lebih jelas.

2. Memperhatikan cuaca

Sumber : Karya Vitoservideo. Foto: Viewbug

Kabut dilangit mungkin bisa saja menghalangi kita dalam memfoto Milkway. Dan juga gemerlap lampu / cahaya di sekitar kita juga akan mengganggu yang akan menyebabkan objek milkway tidak terlihat. Maka dari itu, sebaiknya mencari tempat yang benar benar sepi dan jauh dari gemerlap cahaya, seperti di Bukit, Pegunungan, Puncak, Hutan, atau bisa juga di atas Gedung. Dengan minimnya cahaya di sekitar, bisa dijamin deh kalau kalian akan mendapatkan foto Milkway yang jelas tanpa adanya pengganggu kecuali turun hujan yaa, haha.

3. Komposisi

Sumber : kelasfotografi.com/2015/08/cara mengolah post proccesfoto milky

Karena objek yang kita tuju berada di luar bumi yang artinya sangat amat jauh sekali, maka pilih pengaturan fokus Manual untuk mencari titik fokus terjauh. Jangan sampai lupa kita harus membawa Tripod, untuk menghindari Blur pada foto Milkway kita nanti. Untuk komposisi mungkin kalian bisa mencari referensi di Google atau Pinterest, karena ada banyak foto Milkway disana dengan angle dan konsep yang berbeda-beda.

4. Settingan Kamera

Sumber : Pexels.com/Burak Kebapci

  • Gunakanlah lensa KIT 18-55 / 16-55. Lensa merk apa saja, yang penting lebar / ngewide.
  • Gunakan diafragma terbesar di kamera kalian untuk menambahkan kecerahan foto, misal F1.4. Namun apabila kalian ingin menajamkan foto kalian, gunakan diafragma agak kecil, misal F3.5 – F6.
  • Gunakan shutter speed terlambat, yaitu 30 detik. Jangan gunakan lebih dari 30 detik karena bintang nya nanti akan terlihat bergaris.
  • Letakkan kamera pada Tripod untuk menghindari guncangan pada tangan.
  • Untuk menghindari noise pada foto, gunakan ISO maksimal 1250
  • Gunakan format Raw pada foto ini agar foto terlihat tajam dan cerah ketika diedit nanti. Dan juga untuk meminimalisir noise.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, carilah tempat yang sepiatau bahkan yang didaerah tinggi seperti hutan, bukit atau gunung untuk menghindari cahaya berlebihan masuk ke foto kita. Memang butuh sebuah pengorbanan dan tantangan ya? hehe. Selamat Mencoba!!

(Naufal Rafiif Setyawan / Anar Nalendra W)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*