Mulutmu Harimaumu, Hindari 3 Kalimat Ini Ketika Berbicara Dengan Orang Lain atau Teman.

28 April 2021 | 20:56 WIB

Fisi.news. Sebagai mahkluk sosial kita pasti membutuhkan orang lain di kehidupan yang dijalani, pastinya kita juga membutuhkan seseorang untuk diajak berkomunikasi. Baik untuk mengobrol santai, meminta pendapat, bertukar pikiran, bahkan meminta kritikan dari orang lain untuk diri kita sendiri. Tapi bukan berarti kita dapat berbicara seenaknya walaupun kita sudah memiliki hubungan yang dekat dengan lawan bicara kita.

 Istilah “mulutmu harimaumu” mungkin sudah tidak asing lagi bagi kita, apalagi di era sekarang ini banyak bahasa gaul yang juga  bermunculan dan akibat penggunaanya yang kurang tepat bisa saja membuat orang lain salah paham dalam mengartikan dan memicu perselisihan . Apa saja sih kalimat itu? Yuk kita langsung bahas dibawah.

  • “ Halah gitu aja kok baper”

Bawa perasaan atau lebih dikenal baper menjadi bahasa gaul yang paling sering digunakan, sebenarnya istilah baper sendiri bukan kata yang berkonotasi negatif, tapi banyak orang menggunakan kata ini untuk melindungi dirinya dari kesalahan yang dibuat contohnya : “aku kan cuma ngomong yang sebenarnya gitu aja kok baperan”. Memang benar bahwa mengemukakan pendapat merupakan kebebasan setiap orang, tapi apakah pantas mengatai orang yang kita kritik dengan “baperan” demi melindungi diri kita dari statement yang kita buat?

Alangkah baiknya kita mengganti kalimat tersebut dengan “aku kan cuma ngomong yang sebenarnya tapi aku minta maaf kalau memang perkataanku salah”. Tujuannya sama-sama mengkritik tapi lebih bisa diterima dan tidak membuat orang sakit hati dengan kata “baperan”. Kata maaf memang terdengar singkat tapi kenapa lebih memilih menggunakan “baperan” daripada “maaf”?.

  • “ Udah lama ngga ketemu, kok sekarang gendutan sih”

Kita pasti tidak asing dengan istilah body shamming atau komentar buruk terhadap bentuk tubuh, setiap orang memang mempunyai hak untuk mengemukakan pendapatnya. Tapi perlu diketahui bahwa tidak semua orang bisa menganggap itu sebagai sebuah candaan. Apalagi yang mengomentari hal tersebut seseorang yang sudah lama tidak bertemu dan tidak mengetahui apa saja yang sudah terjadi dalam hidupnya.

Walaupun niat sebenarnya hanya ingin bertanya tapi alangkah baiknya jika mengganti kalimat tersebut dengan “Hai udah lama ngga ketemu kamu kelihatan makin sehat deh”. Lebih sopan dan enak di dengar tentunya juga ngga membuat salah satu pihak merasa tersinggung.

  • “ Dandanan kamu heboh banget kayak mau ke kondangan aja”

Semua orang mempunyai style kesukaannya sendiri, tapi yang jelas mereka pasti ingin berdandan semaksimal mungkin ketika ingin pergi keluar bersama teman-temannya. Baik make up, tatanan rambut, pakaian, sepatu, bahkan sampai aksesoris dan tas yang digunakan. Ketika apa yang menjadi style terbaiknya dirusak dengan statement diatas pasti akan ada rasa sedih, kecewa, dan turunnya tingkat percaya diri.

Ada baiknya kita menghargai style setiap orang karena setiap manusia memiliki kepribadian yang berbeda yang pastinya akan mempengaruhi selera fashion atau style yang dia gunakan. Mungkin apabila ingin berkomentar kita tidak bisa menahan diri untuk berkomentar, kita bisa menggunakankalimat ini “Hari ini kamu style nya beda banget ya, tapi bagus kok”. Tetap menyampaikan pendapat kita, tapi tidak merendahkan dan pastinya tetap memuji juga menghormati selera fashion atau style setiap orang.

Beberapa kata diatas kiranya bisa mengingatkan kita semua agar lebih berhat-hati dalam berbicara juga menggunakan kata-kata yang sekiranya dapat menyakiti hati seseorang. Berpendapat memang hak setiap orang tapi perlu diingat bahwa semua orang di bumi ini juga mempunyai hati dan perasaan yang bisa terluka apabila menerima ucapan yang kurang mengenakan. Semoga setelah membaca ini kalian lebih bisa saling menghormati dan berhati-hati dalam berbicara ya guys.

Adisty Permata Maharani/Ahmad Fauzi

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*