Penjelasan Kemendikbud soal Tahun Ajaran Baru di Tengah Pandemi

Fisinews – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sudah memutuskan waktu dimulainya tahun ajaran baru 2020/2021. Tahun ajaran baru 2020/2021 diputuskan tetap Juli 2020. Tidak ada rencana pemerintah memundurkan pada Januari 2021.

“Tahun ajaran baru 2020/2021 tetap Juli, tepatnya pekan ketiga Juli, hari Senin. Ini sudah setiap tahun terjadi,” kata Plt Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Hamid Muhammad dalam bicang sore daring,(dikutip dari jpnn.com).

Kemendikbud tidak memundurkan tahun ajaran baru karena ada beberapa konsekuensi yang harus disinkronkan. Yang pertama kelulusan siswa SMA sudah diumumkan, SMP juga, sebentar lagi SD. Sebanyak 108 daerah dinyatakan Gugus Tugas Covid-19 Nasional sebagai zona hijau karena sampai hari ini belum ditemukan kasus corona. Daerah zona hijau ini kemungkinan besar berlaku pembelajaran tatap muka.

Sebagian besar sekolah akan berlaku pembelajaran jarak jauh terutama zona merah dan kuning. Sedangkan pembelajaran tatap muka kemungkinan diberlakukan di zona hijau. Ada 108 kabupaten zona hijau yang selama dua bulan ini belum ada Covid-19.

Meski begitu, yang akan menetapkan apakah 108 daerah di zona hijau itu bisa membuka sekolah pada tahun ajaran baru 2020/2021 jadi kewenangan Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Kemenkes. Itupun tahapannya cukup panjang.

“Tanggal tahun pelajaran baru itu 13 Juli 2020. Namun, bukan berarti 13 Juli sekolah dibuka. Pembukaan sekolah itu ada syaratnya, salah satunya harus zona hijau. Itupun yang menentukan Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Kemenkes,” tegasnya.

Dia menambahkan, untuk membuka sekolah di daerah zona hijau melewati tiga tahapan/saringan. Pemda tidak boleh membuka sekolah sebelum ada rekomendasi dari Gugus Tugas Covid-19 Nasional dan Kemenkes. “Kemendikbud tidak memutuskan untuk membuka sekolah. Itu kewenangan Gugus Tugas. Kalaupun sudah ada rekomendasi Gugus Tugas, tergantung Pemda mau membuka sekolahnya atau tidak,” ucapnya.

“Tahun pelajarannya tetap sama, minggu ketiga bulan Juli, hari Senin. Sebagian besar sekolah akan berlaku pembelajaran jarak jauh terutama zona merah dan kuning,” tutupnya.

Reporter : Seger Puji

Redaktur : Alfia Wahyuningrum

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*