Ngaku Millenials? Kamu Harus Tau Fotografi!

Fisinews.com– Di era millenial seperti sekarang ini, kebutuhan akan suatu gambar atau foto merupakan hal yang lumrah bagi kalangan anak-anak muda yang ingin menunjukkan eksistensi dirinya atau hanya sekedar untuk hiburan semata.

Bagi seorang pemula, dunia fotografi terlihat sangat abu-abu. Mungkin, mereka mengetahui bahwa fotografi hanya sekadar menjepret gambar dengan memilih angle yang bagus. Padahal, fotografi tidak sesederhana itu.

Lalu apa sih Fotografi itu?

Menurut Wikipedia, Fotografi adalah proses melukis/menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu objek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai objek tersebut pada media yang peka cahaya.

Ada beberapa teknik yang perlu diketahui supaya hasil foto bisa bervariatif. Long exposure adalah salah satu teknik fotografi yang wajib kamu pelajari, utamanya bagi seorang pemula atau bagi kamu yang ingin menambah kesan keren dalam foto.

Berbicara mengenai fotografi, apakah kamu tahu bahwa didalam dunia fotografi juga bisa loh dijadikan sebagai pekerjaan, yang mana sering disebut sebagai Fotografer.

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai fotografer, terlebih dulu kamu harus mengetahuiapa itu fotografer. Seperti yang dilansir dari Career Explorer, fotografer adalah seorang profesional yang fokus dalam seni mengambil sebuah momen dalam bentuk foto menggunakan kamera digital atau analog. Dalam pengambilan gambar, seorang fotografer bisa menggunakan cahaya buatan dengan lampu atau cahaya alami melalui cahaya matahari.

Kebutuhan perusahaan akan fotografer juga bisa dibilang semakin bertambah, hal ini semakin membuka peluang bagi anak-anak muda khususnya yang ingin memulai awal kariernya sebagai fotografer. Namun tidak sembarang orang bisa menjadi seorang fotografer, dikarenakan pekerjaan tersebut membutuhkan minat, rasa suka, dan skill terlebih dahulu, karena hal tersebut akan mempermudah jalannya suatu pekerjaan sebagai fotografer.

Melansir dari Creative Live, beberapa teknik fotografi berikut ini harus dikuasai dengan baik oleh seorang fotografer:

1.Long exposure, teknik memanfaatkan shutter speed yang lambat untuk memotret objek yang bergerak. Kenapa memakai shutter speed yang lambat? Sebab, dengan menggunakan hal tersebut dapat mengumpulkan cahaya pada kamera untuk waktu yang lama. Teknik ini cocok digunakan saat mengambil objek seperti aliran sungai yang bergerak, bintang di langit, jalan raya, dan sebagainya.

2.Makro, Melansir dari Exposure Guide, teknik makro adalah teknik fotografi dengan mengambil gambar agar terlihat lebih besar. Biasanya, fotografi makro dapat memperlihatkan objek gambar terlihat sangat dekat atau close up. Foto yang dihasilkan biasanya memiliki ukuran rasio 1:1. Uniknya, teknik foto ini tidak memakai alat untuk penunjang seperti mikroskop agar objek terlihat lebih dekat.

3.Light painting, Dilansir dari Digital Photography School, teknik light painting adalah teknik fotografi yang menggunakan sumber cahaya lain, seperti senter, untuk menambahkan cahaya pada objek yang mau diambil. Teknik ini memang cukup sulit untuk dilakukan. Namun setidaknya, hal-hal yang harus dipersiapkan adalah tripod dan senter. Letakkan kamera di tripod, lalu cari tempat-tempat yang gelap. Setelah itu, kreasikan lukisan cahaya sebaik mungkin sesuai dengan seleramu. Pastikan gunakan aperture yang moderat, yaitu kisaran antara f/4 hingga f/8. Lalu, gunakan eksposur yang cukup lama, yaitu 15 – 30 detik.

4.Black & white, teknik fotografi black & white dinilai dapat diterapkan dengan baik secara perlahan-lahan.Terlebih, apabila kamu mempunyai kamera mirrorless atau DSLR. Sebab, biasanya dalam kamera tersebut terdapat pengaturan warna yang bisa diubah menjadi black & white. Setelah itu, kamu bisa mengambil gambar terlebih dahulu untuk mendapatkan gambar hitam putih. Jika ingin hasil yang lebih memuaskan, mungkin kamu bisa mengedit hasil fotonya dengan Adobe Photoshop atau Photoscape.

5.Siluet, siluet artinya objek yang dihasilkan hanya berupa bayangan. Kamu bisa menjadikan objek teknik siluet berbagai macam, seperti manusia atau action figure. Biasanya, waktu yang tepat untuk mendapatkan foto siluet adalah saat matahari terbenam.

Lingkup Kerja Fotografer :

Sering ditemui seorang fotografer bekerja secara freelance. Namun, bisa juga dia terikat dengan suatu perusahan sebagai seorang fotografer.Terdapat beberapa bidang yang erat dengan profesi ini, seperti pada industri event seperti pernikahan, wisuda, atau event lainnya. Ada pula jenis-jenis pekerjaan Fotografer yaitu Fotografer Pernikahan, Fotografer Fashion, Fotografer Travel, Photo Jurnalist, Fotografer Makanan, Sport Fotografer.Tak hanya itu, seorang fotografer juga erat dengan dunia periklanan. Profesi ini dapat membantu memberikan foto terbaik untuk kebutuhan iklan suatu produk.

Peran Fotografer :

Dilansir dari situs The Balance Careers, seorang fotografer bertanggung jawab terhadap kualitas gambar yang diberikan kepada kliennya. Ini berarti profesi sebagai fotografer juga memiliki peran terhadap proses penyuntingan gambar meskipun sedikit. Biasanya, proses penyuntingan gambar adalah tanggung jawab dari seorang editor foto. Bisa dibilang lingkup kerja profesi ini cukup luas. Oleh karena itu, apabila kamu ingin berprofesi di bidang ini, kamu perlu mengetahui minat dan target pasarmu.

Tertarik mencobanya ? Yuk segera dilakuin, tunggu apa lagi.

Margareta Ruwita D / Anar Nalendra W

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*